Profil

Apabila suatu kebijakan ditinggalkan oleh penggagasnya maka hal yang sering terjadi adalah lenyapnya predikat yang telah diagungkan. Pada dasarnya banyak kebijakan yang mengandung ketidakpastian. Tentu hal inilah yang paling berkenaan dengan peran nilai dan etika dalam menganalisa kebijakan. Yang jelas ramalan kebijakan tidaklah sekedar memperkirakan seberapa besar hasil yang dapat diperoleh di masa yang akan datang. Mengenai kebijakan wisata halal yang telah dikeluarkan tentu tidak terlepas dari saran perihal konsekuensi mana yang paling bernilai bagi masyarakat walaupun terdapat kesulitan dalam menggunakan teori ekonomi sebagai alat analisisnya serta biaya dan manfaat untuk adanya pengakuan mengenai apa yang terbaik bagi masyarakat kemudian. Karena tidak adanya kepastian maka selanjutnya akan muncul akibat dari ketidaklengkapannya informasi dan pengetahuan tentang wisata halal itu sendiri untuk dapat diterima baik di masa mendatang.

Riwayat Pendidikan

  • S1 Program Studi Manajemen Universitas Mataram 1990
  • S2 Universitas Mataram 2001
  • S3 Universitas Mataram 2005

Penelitian

  1. Judul penelitian di sini
  2. Judul penelitian di sini
  3. Judul penelitian di sini

Jurnal

  1. Judul Jurnal di sini
  2. Judul Jurnal di sini
  3. Judul Jurnal di sini